Ninja dan Beberapa Mitos Tentangnya

1. Ninja Hanyalah Karakter Fiksi
Faktanya,ninja dan seni yg mereka pelajari memang ada dan sudah eksis sejak 800 tahun yang lalu. Kelompok ninja mengembangkan skill mereka untuk melindungi diri mereka dari serangan musuh, isal Samurai Warrior. Karena itulah, Ninja memiliki prinsip: “Melarikan Diri Jika Bisa, Jika Tidak, BUNUH…”. Ninja tidak mengutamakan etika.. Melempar pasir ke mata musuh, menikam ketika mereka jatuh, itu adalah hal yang sudah biasa. Seiring berjalannya waktu, ninja digunakan sebagai mata-mata, bodyguard, dan pembunuh bayaran.

2. Terkadang, Ninja Dapat Menangkap Pedang
Hal ini tdk sepenuhnya benar. Jika pada saat yg mengharuskan ninja untuk bertarung, ninja dapat menangkis serangan pedang musuh. Tapi tangkisan tersebut dilakukan dengan senjata atau perlengkapan lainnya yg dibawa. Misal claw gear, atau apapun juga yg sedang dipegangnya, tapi tidak dengan TANGAN KOSONG.

3. Pakaian Hitam-Hitam Merupakan Seragam Ninja
Mitos ini tidak sepenuhnya salah. Pada jaman modern, ninja yg bekerja sebagai bodyguard akan berpakaian secara modern. Lalu, kapan pra nija harus menggunakan pakaian yang serba hitam? Itu ketika 800 taon lalu. Waktu itu ninja harus bersembunyi di pohon ketika malam hari. Jadi untuk men-support kamuflase dia.

4. Ninja Dapat Menghilang
Mitos ini muncul akibat dari prinsip ninja itu sendiri: Melarikan Diri. Jadi, ketika terdesak, ninja dapat melempar pasir ke mata musuh, melempar shuriken, ataupun melempar smokebomb untuk mengalihkan perhatian musuh. Jadi, tidak ada seni sihir disini.

5. Ninjutsu Merupakan Nama Fighting Style-nya Ninja
Faktanya,, Ninjutsu berarti “Art of Stealth and Perseverance” (Seni Menyelinap dan Ketekunan Hati). Ninjutsu memiliki 18 cabang ilmu yg menjadi favorit untuk ditekuni, yaitu:

1. Seishin-teki kyōkō (spiritual refinement)
2. Taijutsu (unarmed combat, using one’s body as the only weapon)
3. Kenjutsu (sword fighting)
4. Bōjutsu (stick and staff fighting)
5. Shurikenjutsu (throwing shuriken)
6. Sōjutsu (spear fighting)
7. Naginatajutsu (naginata fighting)
8. Kusarigamajutsu (kusarigama fighting)
9. Kayakujutsu (pyrotechnics and explosives)
10. Hensōjutsu (disguise and impersonation)
11. Shinobi-iri (stealth and entering methods)
12. Bajutsu (horsemanship)
13. Sui-ren (water training)
14. Bōryaku (tactic)
15. Chōhō (espionage)
16. Intonjutsu (escaping and concealment)
17. Tenmon (meteorology)
18. Chi-mon (geography)

6. Shuriken (Throwing Star) Digunakan Untuk Membunuh Dari Jarak Jauh
Faktanya, shuriken digunakan sebagai senjata sekunder. Yg primer adalah menusuk dan menyabet dengan katana. Jadi, shuriken sebenarnya digunakan bukan untuk tujuan membunuh, tapi lebih untuk menghambat, mengalihkan, atau melumpuhkan musuh.

7. Ninja Hanya Menggunakan Katana (Pedang Khas Jepang)
Pada jaman modern, ninja juga diajarkan untuk menggunakan senjata modern, misalnya senjata yg berhubungan dengan mesi,, seperti smoke bomb, ataupun pistol.

8. Ninja Harus Cepat dan Kuat
Faktanya, ninja tdk selalu harus cepat dan kuat. Yang diutamakan adalah harus dapat menggunakan tubuhnya secara EFEKTIF. Tidak peduli apakah ia gendut, kurus, tinggi, atau pendek. Selain itu, seorang ninja harus dapat memprediksi gerakan musuh dan berpikir 10 langkah lebih maju darinya. Dan ninja harus dapat mempertahankan body balance nya dalam berbagai posisi dan keadaan yg tidak biasanya. Dengan gerakan tenang dan fokus ninja dapat mengendalikan pertarungan dan memenangkannya.


  1. Ninja itu adalah seni bela diri yang sya sukai…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: